Cangkru'an Kamtibmas, Cara Warga Kota Malang dan 3 Pilar Jalin Kedekatan




MenaraToday.Com - Malang :

Sejumlah cara dilakukan polisi untuk menjaga suasana aman dan kondusif diwilayah hukumnya. Di Kota Malang, polisi menggelar cangkrukan bersama warga untuk menyosialisasikan bahaya terorisme.


"Ini kita cangkru'an melakukan pendekatan dengan warga untuk membahas terkait mencegah teroris dan Alokasi dana APBD Kota Malang serta beberapa permasalahan lainnya," kata Kapolresta Malang, AKBP Donny Alexander, Jumat (18/10/2019).

Kegiatan cangkrukan itu, kata Donny, sekaligus mendengarkan curhatan maupun aspirasi dari para warga. Dan mengingat kasus kriminalitas yang saat ini semakin berkembang, menjadi tugas untuk meningkatkan pendekatan.

"Mohon kewaspadaan masyarakat Kota Malang dalam menggunakan sosial media, sebab tidak semua yang ada di medsos itu benar. Salah satunya banyak upaya untuk memecah persatuan dan kesatuan bangsa salah satunya dengan memotong-motong berita dan video," imbaunya kepada menaratoday.com.

Pria nomor satu dijajaran Polresta Malang itu berharap komunikasi masyarakat dengan Polri tidak ada jarak. Sebab dengan adanya peran masyarakat, kriminalitas di Klojen menurun.

"Komunikasi yang baik antara masyarakat dengan aparat Kepolisian dan TNI menjadi kunci kesuksesan penurunan tindak pidana khususnya curanmor, narkotika di Kota Malang," papar mantan Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Walikota Malang Sutiaji juga mengatakan terkait mengenai permasalahan, pihaknya meminta warga tetap menjaga kerukunan, saling membantu sebagai wujud pengamalan Pancasila yang merupakan nilai luhur Bangsa Indonesia.

Ditanya terkait APBD, Sutiaji menjawab jika penggunaan dana APBD harus dilakukan dengan baik dan benar untuk menghindari terjadinya temuan penyimpangan penggunaan anggaran.

Lebih lanjutnya, saat beralih pembahasan upaya yang akan dilakukan Pemkot Malang kedepan, mantan Wakil Walikota Malang itu menitipkan kebersihan selokan dan sungai untuk menghindari Banjir mengingat menjelang musim hujan.

Pihaknya juga mengajak warga, agar pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dapat berjalan dengan lancar. Ia mengimbau agar masyarakat tidak membuat kegaduhan. Sebab belakangan ini, banyak permasalahan yang harus dihilangkan.

"Sudah terbukti apa yang terjadi di Malang ini selalu mendunia mulai dari kejadian AMP, unjukrasa mahasiswa dan yang baru saja terjadi Kekerasan terhadap pelajar. Saya langsung ditelpon oleh rekan-rekan dari luar negeri yang mengetahui kejadian dari media," tutur Sutiaji.

Diakhir sambutannya, Ia mengajak masyarakat Kota Malang untuk mewaspadai terhadap ancaman Radikalisme yang merupakan awal dari Terorisme termasuk ajaran agama yang menyimpang seperti ISIS.

Sementara untuk diketahui, acara cangkru'an digelar di Balai RW 05 Kel Rampal Celaket Jl. Terusan Kasembon No.8_A Kecamatan Klojen Kota Malang. Selain dihadiri unsur Forkopimda Kota Malang juga diikuti oleh sekitar 100 warga.

Mereka, jajaran pejabat utama Polresta dan Lurah se-Kota Malang serta tokoh pemuda juga terlibat berbaur. Tarian Selamat Datang pun menyambut kehadiran 3 Pilar, yakni TNI-Polri-ASN. (Sofyan/Yasin)

Lebih baru Lebih lama