MenaraToday.Com - Malang :
Tak kurang dari 7.500 peserta ikut memeriahkan pagelaran Gebyar Merah Putih, di Markas Yonarmed 1/Roket Singosari yang digelar pada Sabtu (19/10/2019). Mereka berasal dari 3000 siswa R.A, 3000 wali murid dan 1.500 guru R.A seluruh Kabupaten Malang.
Pantauan menaratoday.com, selain diikuti ribuan peserta juga dihadiri Kementerian Keagamaan Kabupaten Malang, Kapolsek Singosari Kompol Untung Bagyo Rianto, Danramil Singosari Kapten Abdul Qodir dan Camat Singosari.
Dengan kostum yang seleras, menjadi penanda bahwa mereka benar-benar antusias menyambut hari Santri. Dalam kegiatan tersebut pasukan senam bersama, lomba kaligrafi, lomba hafidz Quran dan permainan tradisional lainnya.
"Para anggota ini merupakan gabungan dari sejumlah santri dan walimurid yang ada se Kabupaten Malang. Tunjuannya selain peringati Hari Santri, juga mengenalkan militer kepada mereka," ungkap Kepala Bintal Kabupaten Malang, H. Tri Lambang Santoso.
Dipilihnya Gebyar Merah Putih itu sendiri, menurut Tri Lambang, karena militer terutama prajurit Kostrad sangat erat hubungannya dengan masyarakat khususnya para Santri yang ada di Kabupaten Malang.
Kekompakan dan ketertiban dari para peserta inipun mendapat apresiasi dari Danyonarmed 1/Roket dan sejumlah tamu. Tak jarang sejumlah prajurit memberikan motivasi dan semangat tinggi untuk para peserta.
"Selamat hari santri nasional ke-5 tahun 2019 yang diperingati rutin setiap tanggal 22 Oktober ini. Saya berharap para santri di Kabupaten Malang bisa berperan aktif untuk mendukung pembangunan bangsa," ujar Danyonarmed 1/Roket Divif 2 Kostrad, Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin. (Tim)