MenaraToday.Com – Cianjur
:
Karena
memiliki narkoba golongan I jenis daun ganja, Dzikri (23) warga Kampung
Margaluyu RT. 001/011 Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur ditangkap pihak
kepolisian, di Kampungnya, Kamis (3/10), sekira pukul 21.00 WIB, kemarin malam.
Informasi
yang d idapat dari Paur Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda, Jum'at (4/10/2019),
Sat Res Narkoba Polres Cianjur, yang dipimpin AKP Ade Hermawan Mulyana mendapatkan
informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki bernama Dzikri memiliki,
menyimpan dan menguasai narkotika jenis Ganja dan atas informasi tersebut petugas
melakukan penyelidikan.
"Pada
hari Kamis tanggal 3 Oktober 2019, sekira pukul 21.00 WIB. Kasat Narkoba Polres Cianjur mendapatkan
informasi bahwa di Wargaluyu Rt. 001 / 011 Desa. Nagrak, Kec/Kab. Cianjur ada
seorang laki-laki yang memiliki narkoba jenis ganja, berdsarkan informasi
tersebut team opsnal Satresnarkoba Polres Cianjur terjun ke lokasi dan
melakukan penyelidikan, ternyata informasi yang berikan benar sehingga dilakukan
pemeriksaan dan penggeledahan. Alhasil ditemukanlah barang bukti berupa 17 paket
kecil ganja yang dibungkus menggunakan kertas warna putih, 1 paket kecil yang disimpan didalam plastic
bening / klip, kemudian 1 paket yang disimpan didalam bekas bungkus rokok merk
Djarum Super MLD warna hitam yang disimpan di dalam saku celana bagian depan
sebalah kanan yang dipakainya," Jelas Budi.
Budi
menambahkan bahwa barang bukti yang diamankan sebanyak 17 paket kecil yang
dibungkus menggunakan kertas warna putih, 1 bungkus plastic bening/klip yang
didalamnya berisikan Ganja, 1 paket kertas yang dibungkus plastik warna hitam
dan dililit oleh lakban warna coklat dengan jumlah keseluruhan sebanyak 19 bungkus
dengan berat (Bruto) 112,24 Gram, 1 buah plastik warna hitam, 1 buah bekas
bungkus rokok merk Djarum Super MLD warna hitam, 1 buah celana pendek warna
hijau dan 1 buah hasil tes URINE positif menggunakan Ganja.
"Atas
kejadian tersebut, tersangka Dzikri dan barang buktinya, dibawa ke Kantor
Polres Cianjur dan diserahkan kepada Penyidik untuk dilakukan penyidikan lebih
lanjut. Berikut dilakukan tes URINE kepada tersangka," jelas Budi sembari
menyebutkan atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 111
ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang
Narkotika. (SN/AC).