'Sembako vs Uang Jilid II'. Begini Tanggapan Para Tokoh Masyarakat dan Lintas Etnis


MenaraToday.Com - Labura :

Wacana Bansos yang berasal dari dana Provinsi dan Kabupaten akan diberikan dalam bentuk uang tunai, disikapi oleh masyarakat Labura. Beberapa masyarakat ada yang setuju jika bansos diberikan dalam bentuk uang tunai, namun tidak sedikit juga yang memilih untuk diberikan dalam bentuk sembako.



Dalam menanggapi wacana itu, wartawan telah mengkonfirmasi beberapa masyarakat dan kebanyakan dari mereka lebih menyetujui Bansos dibagikan dalam bentuk sembako dibandingkan uang.

Hari ini, Sabtu 06/06/2020, wartawan kembali mendatangi tokoh-tokoh masyarakat di Kabupaten Labuhan Batu Utara dan menanyakan pendapat mereka terkait wacana tersebut. Wawancara dilakukan di kediaman setiap tokoh masyarakat.

M. Yusuf Aruan Tokoh masyarakat Labura yang juga Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Labura, mengatakan bahwa dia kurang setuju jika Bansos Sembako yang diberikan berbentuk uang tunai. jika Bansos diberikan dalam bentuk uang tunai, potensi penyalahgunaannya besar dan juga gampang untuk diselewengkan dalam pendistribusiannya ke setiap desa.

Sementara itu menurut salah seorang tokoh agama,  Halimatussadiah Nasution, SPd, juga serupa.

 "Seperti zakat, kalau kita kasih uang, orang akan menggunakannya untuk rokoknya dan kepentingan dia sendiri. Bisa saja tidak sampai ke keluarganya. Sementara kalau dalam bentuk sembako, Mau tak mau harus dibawanya kerumah dan kita nikmati manfaatnya"Jelasnya

Sementara itu, tokoh Etnis Batak yang juga ketua ersadaan Marga Simangunsong, Bernard Simangunsong mengatakan kalau keduanya sama-sama baik. Yang paling penting adalah dalam pemberiannya itu tepat sasaran dan menghindari kerumunan sesuai anjuran pemerintah.

"Yang dilakukan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara sebenarnya sudah baik dibanding daerah lain yang kita lihat dalam berita di televisi, penyerahan simbolis diserahkan ke kelurahan dan kantor desa selanjutnya dor to dor diberikan kemasyarakat. Saya sendiri juga akan memberikan bantuan berupa sembako untuk persadaan sonak malela dalam waktu dekat ini".ujar beliau

Ditempat terpisah tokoh Etnis Nias Dona'aro Dawolo saat temui dikediamannya berpendapat sama.

"Saya rasa kalau dalam bentuk uang dia bisa lari kemana mana arahnya tapi kalau dalam bentuk sembako bisa langsung dinikmati, anak dan istrinya langsung kita rasakan manfaatnya" ujarn (greg)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama