Dinilai Abaikan Tuntutan, PPBNI Pandeglang sebut Bakal Kembali Gelar Aksi Demo Toko Emas Sinar Banten Labuan Jilid 2

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Kabupaten Pandeglang, Banten, berencana bakal kembali mengggelar aksi demonstrasi toko emas sinar banten Pasar Labuan jilid 2 secara besar- besaran. Ha ini diungkapkan oleh Ketua ranting PPBNI Satria Banten Rudi Liuh.

"Setelah sukses saat menggelar aksi pertama pada Rabu (26/2/2025) lalu oleh Ormas PPBNI Satria Banten, kini rencana bakal kembali mengadakan aksi lanjutan dalam waktu dekat ini. Aksi ini berawal dari adanya dugaan penipuan yang terindikasi soal jual beli emas di Toko Sinar Banten Labuan, yang akhirnya banyak menuai polemik dari para konsumennya," demikian dikatakan Rudi Liuh, Ketua ranting PPBNI Satria Banten. Rabu (5/3/2025.

Terkait isi surat pernyataan yang terkesan tak diindahkan, Rudi Liuh menegaskan, bahwa hal itu berisi soal pernyataan yang intinya pihak pemilik toko emas agar berlaku bijak dalam hal jual beli emas dan tidak merugikan para konsumennya, sebagaimana diatur oleh UU Perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999.

"Kami telah berupaya untuk memberikan pemahaman lewat surat pernyataan yang telah difasilitasi oleh APH untuk disampaikan kepada pemilik toko emas Sinar Banten, namun hingga saat ini, sepertinya pemilik toko seolah mengabaikannya. Untuk itu, jangan salahkan kami yang akan kembali menggelar aksi demo besar- besaran nanti," ujarnya.

Hal senada diutarakan oleh Sihabudin, Sekjen PPBNI Satria Banten Ranting Labuan.  

"Kami pastikan dari seluruh anggota PAC, Ranting, DPC PPBNI Satria Banten yang ada di Kabupaten Pandeglang akan turun saat aksi. Ribuan massa Ormas PPBNI Satria Banten dari segenap penjuru akan menghitamkan halaman toko emas Sinar Banten," tandasnya.

Sihabudin menegaskan, ormas PPBNI Satria Banten berkomitmen akan membela kaum yang lemah dan warga yang tertindas oleh upaya oknum yang seolah kebal terhadap hukum.

"Toko ini terkesan tak mengindahkan norma dan etika dalam berniaga, bahkan menurut penuturan mereka dari hasil investigasi beberapa sumber yang menjadi korban, hal ini akan menjadi kajian mereka untuk ke arah pelaporan kepada pihak yang berwajib," pungkasnya. (Ila)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama