Batu Bara, Menaratoday - Belum genap 100 hari kerjanya, namun Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian tampaknya tancap gas untuk membangun kabupaten Batu Bara.
Slogan kerja, kerja, kerja, tampaknya memang terlihat dari kinerja orang nomor satu di Kabupaten Batu Bara ini.
Pasca setelah dilantik target utamanya adalah pelayanan kesehatan. Hal itu pun dibuktikannya pada Selasa (4/3/2025) kemarin, ia langsung melakukan sidak di Puskesmas Lima Puluh. Untuk memastikan apa yang dirasakan masyarakat, maka dalam sidak itu Bupati langsung menanyakan pelayanan Puskesmas tersebut kepada para pasien yang sedang berobat. Tidak sampai disitu, ia pun turut memeriksa kebersihan ruangan dan melihat kelengkapan alat medisnya. Kemudian Bupati juga menekankan bahwa dirinya tidak main-main dengan yang namanya urusan pelayanan kesehatan. Ia meminta agar instansi terkait dapat terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Kemudian Baharuddin pun semakin tancap gas, hingga akhirnya pada Senin (10/3/2025), Pemkab Batu Bara resmi meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC).
Program UHC ini merupakan angin segar bagi masyarakat Batu Bara, karena melalui program ini Masyarakat dapat berobat dengan gratis.
Program ini pun akan dimulai pada tanggal 10 April 2025 mendatang, dengan jumlah peserta JKN yang terdaftar sebanyak 457.615 jiwa. Jika dibandingkan dengan jumlah masyarakat Batu Bara sebanyak 465.286 jiwa artinya program ini berhasil menampung sekitar 98,35 % penduduk Batu Bara.
Sontak gebrakan ini pun mendapat apresiasi dari beberapa Tokoh Masyarakat Batu Bara seperti Ketua Pujakesuma, Pendawa, dan Gemkara.
Mereka menilai bahwa komitmen Baharuddin dalam bidang kesehatan betul-betul nyata.
Tidak sampai disitu, selain dari sektor kesehatan orang nomor 1 di Kabupaten Batu Bara ini juga ternyata menjaga dari sektor ekonomi.
Seperti halnya pada Selasa (11/3/2025), ia pun menggelar Operasi Pasar Murah di Lima Puluh dan kegiatan itu pun terus berlanjut ke beberapa daerah lainnya.
Hal itu dilakukannya sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, sekaligus sebagai langkah pengendalian inflasi di Kabupaten Batu Bara.
Gebrakan demi gebrakan pun terus berlanjut, Dari sektor Adat Budaya ia pun menggandeng seniman asli Batu Bara. Seperti halnya pada tanggal (26/3/2025) kemarin, Bupati bersama dengan Wakilnya tampak kompak memainkan alat musik khas melayu dan menciptakan lagu bersama para seniman asli Batu Bara di Istana Niat Lima Laras.
Tidak sampai disitu, beberapa momen juga terlihat Bupati dan Wakilnya tampaknya berpidato dengan memakai tanjak. Yang mana diketahui tanjak adalah salah satu ciri khas melayu Kabupaten Batu Bara.
Hal itu pun menunjukkan kepada publik bahwa Pemkab Batu Bara memiliki kepedulian tinggi dengan adat istiadat Tanah Bertuah ini.
Lebih lanjut, Baharuddin Siagian dengan kemampuan komunikasinya pun terus menjaga sinergitas antar Forkopimda.
Beberapa kegiatannya pun tampak mesra dengan masing-masing pimpinan Forkopimda tersebut.
Ia tampak bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Batu Bara ini.
Selain itu, ia juga tampak memiliki akses komunikasi yang baik dengan para pimpinan tingkat provinsi hingga pusat. Hal itu terlihat dengan berkunjungnya para wakil rakyat dari DPRD Sumut pada (12/3/2025) dan DPR RI ke Batu Bara pada (26/3/2025) kemarin.
Dengan demikian, di bawah kepemimpinan Baharuddin Siagian harapan besar masyarakat untuk kemajuan Kabupaten Batu Bara pun dapat segera terwujud.
(Dwi)